Aku tahu, Kita sama-sama putus asa Dalam menjalani hidup yang penuh lika-liku Selalu ada nestapa tanpa harsa Sering kali, Kita berpikir tuk mengakhiri semuanya Mengakhiri hidup yang penuh derita ini Merasa tak ada harsa yang tersisa Tetapi Tetaplah bahagia Kita hadapi nestapa ini Meski nestapa enggan tuk sirna Bahagiamu adalah bahagiaku jua Senyummu adalah pelipur laraku Tawamu adalah penghilang asa Tangismu adalah kelemahan untukku Marilah Kita bersama tuk menghapus nestapa Melawan rasa lelah Untuk menggapai setitik harapan
Seraya Balkon Menjulang Aku Meredup